wiizzzhh! sepasang burung melintas dengan cepat diatas kepala ku, berwarna merah si pejantan dan biru si betina, mereka terbang dengan ceria sekali lenggok kanan, lenggok kiri seakan langit hanya miliknya. dan, akhirnya pun mereka bertengger pada menara pemancar. sungguh membuat penasaran apa yang sedang mereka bicarakan, mereka bercanda satu samalain tanpa takut ketinggian. ku ambil handphone di saku ku dan ku potret mereka, sungguh foto yang sangat indah, sepasang burung yang sedang bersuka ria. sungguh hari aneh, pulang kuliah dengan penuh letih, kemudian disuguhi sepasang merpati saling bahagia. kali ini ku sengaja membawa camera digital (camdig) kesayangan ku, berharap dapat bertemu sepasang burung merpati bahagia kemarin. ku tunggui mereka di dekat menara pemancar. namun, hingga petang datang, tak seekor burung pun datang kesana dan kuputuskan untuk melangkah kan kaki ku menuju rumah ku yang tak jauh dari situ. kuterus berjalan sambil menengadah keatas berharap mereka tak sengaja terbang melewati ku, tapi ketika aku melewati pekarang sebuah rumah, ku melihat sepasang ekor burung merpati sedang makan bersama, "oh tidak itu si biru! sedang apa dia disini bersama si putih?". si putih adalah seekor pejantan milik seorang kaya raya didaerah tempat tinggal ku. ku ambil kamera dan ku poto keduanya, terlihat tidak sebahagia kemarin bersama si merah, si putih tampak begitu cuek terhadap biru yang terus mencoba mendekatinya. "akh akh" seekor burung terbang diatas kepala, dan bertengger di ujung genteng. "SI MERAH!" . ada apa ini? ouh! sepertinya si merah tampak cemburu. terlihat tatapan si merah kosong, dan siap terjatuh kebawah. Namun, tak lama Merah pun pergi meninggalkan si biru. KREEKK KREEKK , si biru pergi menjauh dari pekarangan rumah itu, dan muncullah si tuan rumah. aku hanya tersenyum dan melanjutkan jalan ku. sepertinya si biru takut terhadap tuan rumah itu. sesampainya dirumah, aku lsg berbaring dan dan melihat poto - poto burung itu. seperti tampak sebuah keanehan pada burung-burung tersebut. pada hari pertama, si merah dengan si merah, mereka tampak bahagia sekali menjadi sepasang burung namun setelah ku perjelas tatapan ku, ternyata si biru tidak sedang menatap si merah, si biru hanya merespon candaan si merah namun tidak merespon pandangan si merah. foto kedua, biru dengan putih pun terlihat keanehan setelah memperjelas melihatnya. mereka tidak bercanda samasekali, hanya sekedar makan bersama, namun terlihat si biru terus memandangi si putih seperti mengharapkan sesuatu, namun si putih terus melanjutkan makannya. ehmmmm, merah -> biru -> putih -> xxx entah apa yang dipikirkan si biru, dia dekat si merah, namun mencari perhatian dengan si putih, padahal si putih tidak memperdulikannya. namun si merah melihat si Biru seperti itu, masih saja mencoba, seperti seorang pejuang tak pernah menyerah ... atau bocah ingusan yg polos. :) TUNGGU KELANJUTANNYA YA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar